Pages

18 Jul 2013

Berjilbab Sesuai Agama atau Berjilbab Sesuai Mode ??



Dalam beberapa tahun ini, semakin banyak perempuan-perempuan yang menyadari akan wajibnya untuk menutup aurat, hingga mereka pun memutuskan untuk berjilbab. Padahal dahulu mereka enggan memakai jilbab lantaran memakai jilbab membuat penampilan mereka menjadi tampak kuno, yang membuat mereka menjadi tidak percaya diri bila memakainya. Namun setelah adanya modernisasi dalam berbusana muslim, maka mereka mulai berubah pikiran dan mulai berbondong-bondong untuk memakai jilbab.  Kini dengan adanya modernisasi dalam berjilbab tersebut, para perempuan bisa tetap tampil modis, cantik dan menawan.

Adalah para pegiat dunia fashion yang telah membuat terobosan baru dalam berbusana muslim, dengan memunculkan beberapa busana muslim dengan model yang beraneka ragam, tentunya model yang akan membuat perempuan tetap terlihat modis, cantik dan menawan. Bak penghipnotis ulung, model-model busana muslim tersebut dengan sukses berhasil mempengaruhi para perempuan untuk memakainya.

Namun bila kita melihat fashion busana muslim yang ada, ternyata ada beberapa model busana muslim yang tidak sesuai dengan syariat agama. Itu terlihat dengan adanya model busana muslim yang kerudungnya tidak menjulur hingga ke dada. Adapula model busana muslim yang terlalu ketat pakaiannya sehingga memamerkan lekuk tubuh yang memakainya.

Perlu kita ketahui dan kita tekankan juga harus kita luruskan, bahwa berbusana muslim yang dianjurkan dan sesuai dengan syariat agama yaitu berbusana dengan memakai pakaian yang longgar dengan kain yang tebal, menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan dan juga menjulurkan kerudungnya hingga ke dada. Hal seperti ini senada dengan apa yang telah dikatakan oleh Al-Quran di surat Al-Ahzab ayat 59 maupun di surat An-Nuur ayat 31 ( bunyi ayatnya bisa lihat sendiri di Al-Quran masing-masing ). Bila Al-quran mengatakan demikian, maka wajib hukumnya bagi kita untuk mengikuti apa yang dikatakannya.

Dan celakanya, model berbusana muslim yang modis namun tidak sesuai dengan syariat agama itu ternyata malah banyak dipakai oleh para perempuan kebanyakan. Hal ini tentu saja membuat anggapan bahwa para perempuan tersebut belum mengetahui bagaimana berbusana muslim yang baik dan benar, yang sesuai dengan syariat agama. Ini menandakan bahwa pengetahuan mengenai tata cara berjilbab adalah wajib hukumnya untuk kita ketahui.

Meskipun begitu ada juga beberapa fashion busana muslim yang dirancang sesuai dengan syariat agama dan masih tetap dalam balutan model-model yang membuat wanita tetap modis, cantik dan menawan. Para perempuan yang telah mengetahui cara berbusana muslim yang baik tentunya lebih memilih busana muslim yang seperti ini.

Seperti yang telah dikatakan diawal, dengan adanya fashion busana muslim yang modern ini, baik yang modelnya sesuai dengan syariat agama ataupun yang belum, telah berhasil menarik hati para perempuan untuk memakainya. Namun ternyata adanya fashion busana muslim yang modern ini telah menimbulkan efek negatif. Itu terjadi ketika para perempuan menjadi gila fashion, mereka menjadi konsumtif, dengan selalu membeli busana-busana muslim dengan keluaran model yang paling terbaru.

Ini tentu telah membuat suatu pergeseran besar terhadap tujuan yang sebenarnya dalam menutup aurat. Sikap mereka yang seperti itu terhadap fashion busana muslim membuat tujuan mereka dalam berjilbab terlihat hanya untuk sekedar mempercantik penampilan luar mereka saja, sedangkan makna-makna dalam kewajiban menutup aurat menjadi terabaikan.

Dan ini menjadi suatu hal yang lagi-lagi harus diluruskan. Tujuan dari berjilbab, bila kita merujuk pada surat Al-Ahzab 59 adalah agar kaum perempuan tidak diganggu, maksudnya agar kaum perempuan terbebas dari pandangan-pandangan laki-laki yang bernafsu ingin memilikinya. Bila sikap para perempuan dalam berjilbab adalah karena untuk mempercantik diri, maka tentunya ini malah membuat para laki-laki menjadi tertarik untuk memandangi kecantikkannya tersebut. 

Selain itu yang lebih penting dalam berjilbab adalah bukan untuk mengurusi penampilan luar agar telihat modis, cantik dan menawan, tetapi untuk mengurusi apa yang ada didalam diri, agar hati dan akhlak para perempuanlah yang menjadi cantik.

Disini para perempuan harus mulai memilih, apakah mereka akan berjilbab sesuai syariat agama, atau berjilbab sesuai mode? Bila berjilbab sesuai syariat maka para perempuan akan lebih sibuk mengurusi akhlak mereka agar menjadi cantik. Bila berjilbab sesuai mode, maka para perempuan akan lebih sibuk mengurusi penampilan luar mereka agar terlihat cantik. 

Lalu apakah boleh berjilbab sesuai syariat tapi tetap modis? Boleh saja, asal para perempuan tetap lebih mementingkan untuk mempercantik akhlaknya daripada penampilan fisiknya. Namun alangkah baiknya jika para perempuan berpenampilan sederhana saja, agar kecantikan luar kalian tidak membuat laki-laki tertarik untuk memandangi kalian. .bila tidak bisa, maka biarkanlah saja dulu, karena semuanya butuh proses untuk menuju ke arah yang lebih baik. .


Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah Wanita Sholehah”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar